waktu ahan pulang sendiri
Di Bogor, sekolah Ahan berjarak cukup
dekat dengan kantor ayahnya, yang juga abang sulung saya, Indro. Nah, jadilah
sejak pindah ke Bogor, setiap pulang sekolah, ia akan dijemput oleh Indro untuk
kemudian pulang ke rumah bersama.
Pada suatu hari, Indro telat menjemput
karena ada meeting di kantornya. Maka yang dilakukan bocah pintar ini adalah
menyambangi kantor Indro. “Trus aku
minta disebrangin ma tukang gado-gado, Tante Retno!” celotehnya.
“Oya? Waah, kamu hebat! Tante bangga sama
kamu, anak pintar yang ganteng! Tadi Mas Ahan bilang apa pas minta
diseberangin?”
“Aku bilang ‘Bu, tolong sebrangin dong.
Soalnya saya nggak bisa nyebrang’.”
“Trus, pas sampe kantor Papa, kamu bilang
apa ke satpam?”
“Aku bilang ‘Pak, saya anaknya Pak Indro,
mau ketemu sama Pak Indro,.”
Pintarnya anak ini ya?
*****
Beberapa hari kemudian, dia lalu menelpon
saya lagi.
“Tante Retnoooo, tadi aku nggak
disebrangin ma tukang gado-gado lagi! Tadi aku disebrangin ma tukang sampah!”
ujarnya setengah berteriak.
See? Betapa pintarnya dia ya?